Minggu, Juni 13, 2021

Puisi Terlalu Dipendam Terlalu Sakit Untuk Dirasa




Mungkin dahulu sulit bagiku untuk mengakui
Sulit bagiku untuk memperlihatkan pada dunia tentang kesepian
Tentang bagaimana berteman setia dengan rasa hampa

Yang selalu berbohong tentang cahaya, yang mana sesungguhnya gelap selalu mengajak bermain bersama
Tentang hidup yang penuh warna, padahal sesungguhnya semua terlihat monokrom
Aku selalu bersikeras menunjukan pada dunia, bahwa aku bahagia
Aku selalu melebarkan senyum menyembunyikan segala keluh kesah yang menyesakkan dada
Aku yang selalu terlihat kokoh dan mandiri

Pada akhirnya mengakui..
Mengaku kalah pada kerapuhan yang selalu kurahasiakan
Mengaku menyerah pada sepi yang selalu menyembunyikan kebahagiaan

Pada akhirnya aku paham
Aku tak akan pernah bisa memeluk diri ku sendiri
Pada akhirnya aku paham, mengeluh pada diri sendiri adalah suatu hal yang percuma
Akhirnya aku sadar, aku tidak bisa menghilangkan kesepian sekali pun aku berada di tengah keramain

Aku butuh kamu
Aku butuh pelukan mu yang menenangkan
Aku butuh kamu

Sang pendengar terbaik yang pernah aku punya
Aku butuh kamu yang bisa membawaku lari sejenak dari rumit nya kehidupan
Aku butuh kamu, pelengkap hidup ku..