[Puisi] Rindu Yang Tak Sampai

23.26




Guratan senyum masih jelas terlukis di wajahmu.
Sayup matamu masih tampak lucu di sana.
Kamu masih terlukis indah dipikiranku.
Tapi sosokmu hanya diam membisu.


Masih ada sekelebat rindu yang masih menunggu.
Tapi kita terlalu renta untuk menyadarinya.
Aku terlalu rapuh untuk menerimanya.


Kamu masih saja berarti dalam hati.
Sedangkan aku tak terlalu berarti.


Tapi aku masih melangkah mendekati tiada henti.
Menuju peluk kecil secantik bulu mata lentikmu.
Ingin sekali menyampaikan rindu yang semakin menggebu.


Tapi kau selalu menepisnya tak peduli dan kemudian pergi.

foto spesial

Share this

Blogerwin.com adalah website personal calon penulis yang sekarang sedang sibuk menyiapkan konten untuk Youtubenya.

Artikel Lainnya

Previous
Next Post »

Silakan berkomentar sesuai artikel, berikan saran dan kritik yang membangun, karena tanpa kalian blog ini bukan apa-apa. EmoticonEmoticon