Mencoba Dan Terus Mencoba

21.40
Malam ini adalah malam sabtu, entah kenapa setelah malam ini berakhir gue ngerasa ada yang salah sama hari besok, tapi gue gak harus ngejelasin disini kan. IYAA KAN !!

Oke, setelah sekian lamanya hati ini tak kunjung mendapat pendamping, gue tahu apa yang harus gue lakukan. Ya betul sekali, gue harus mencari dan terus mencari. Kegiatan gue akhir akhir ini masih disibukan dengan kerjaan yang semakin hari semakin buat gue mengelus dada, jadi waktu itu dimana gue ditugaskan untuk memasang mesin absen didaerah jakarta. Gue tahu kalo absen itu adalah mesin disiplin yang paling dibenci orang dan gue.

Kenapa bisa begitu ?
Iya, mesin absen adalah alat yang sangat dibenci oleh orang, pasalnya mereka tak bisa lagi sembarang untuk masuk kerja. Sedangkan gue ? Gue adalah tipikal cowo yang patuh dengan peraturan yang ada, banyak jalan menuju Roma. Pasti tahu lah maksud gue.. IYA KAN.. IYA DEH .. hehehe

Oke, kembali lagi.
Jadi gue adalah cowo yang setiap hari bersama mesin absen, waktu gue hanya untuk mesin absen. itulah kenapa sampai sekarang gue belum mempunyai pasangan hidup, gue adalah cowo yang setia jadi gak bisa ngeduain mesin absen. Oh, i miss you fingerprint. Kadang kalo lagi baca ulang tulisan ini, gue ngerasa sebagai cowo yang akan gila. DIAM KALIAN SEMUA !!

Sekilas conversation Receptionis dengan Atasannya di telpon :

Recp  : Pak, ada Tukang absen  dilobby.

Setelah mendengar ucapan itu, gue langsung galau. Gimana enggak, baru kemaren dibilang Tukang Pintu sekarang dibilang Tukang Absen.. Kadang ada rasa pengen nyipok receptionis itu tapi hal itu gue urungkan jauh jauh setelah melihat diri gue di cermin, gak terlalu ganteng untuk hal yang seperti itu. Dan gue pun hanya bisa mengelus dada dan bersabar supaya ada pencerahan kepada mbak mbak Receptionisnya biar ngasih Pin Bebenya ke gue :p

Pada dasarnya gue gak ngerti kenapa orang orang itu sering membuat kata kata yang tak tertulis di Kamus Besar Bahasa Indonesia, tukang itu berarti pelaku kan ? Gue cukup dipanggil Teknisi Fingerprint aja udah senengnya setengah tidur gak usah yang macem macem, kalo tukang itu lebih ke tukang somay, tukang batagor. Tahu kan, gue aja kalah ganteng sama yang baca. hehehe

Oke, itu tentang kerjaan gue.
Apa lagi ya ? Oia, tentang kegalauan gue yang semakin hari semakin menjadi.

Gue tahu kalo cinta itu seperti cabe, udah tahu pedes tapi tetep aja gue lanjut untuk mendapatkan cinta itu. Padahalkan itu adalah hal yang gak mungkin dilakukan, gue ngerti banget gimana perihnya dikasih harapan palsu dan gimana dipermainkan seperti maenan monopoli. Kalo udah selesai gamenya langsung dilipat dan ditumpuk ditumpukan buku atau di simpen di lemari. Hal itu seperti tempat transit yang kapan aja bisa disinggahi. FREAK BANGET KAN !!

Tapi diluar sana masih banyak yang selalu menunggu benih benih harapan palsu. Kasian ya.. Bukan, bukan gue yang ngalamin hal ini, tapi gue lebih mewakili kata hati fakir asmara.

Ya, gue juga masih disibukan dengan tulisan yang entah kapan kelarnya. Padahal gue udah bergadang dan gak tidur tapi tetep aja shortcut Counter Strike ngebuat gue beralih untuk tidak membuka Ms. word. Sungguh ironis bukan. Jadi gue lagi nulis tentang kisah perjalanan cinta antara beberapa cowo dan seorang wanita, gue gak tahu kapan endingnya akan gue tulis di akhir bab. Gue cuman minta dukungan dan doa kalian agar segera bisa terbit di Gramedia. BISA TERBITIN BUKU ITU RASANYA KAYAK BISA TERBITIN BUKU. BERASA KEREN GITU..

Dan yang paling gue suka adalah bagian ini " Sesederhana itu lah aku yang selalu menunggu cintamu kasih " Semoga yang ngebaca paham betul apa makna dan arti dari kalimat diatas.

Share this

Blogerwin.com adalah website personal calon penulis yang sekarang sedang sibuk menyiapkan konten untuk Youtubenya.

Artikel Lainnya

Previous
Next Post »

Silakan berkomentar sesuai artikel, berikan saran dan kritik yang membangun, karena tanpa kalian blog ini bukan apa-apa. EmoticonEmoticon