Orang Paling Ngeselin Adalah Orang Yang (Sok) Tahu

10.00
ummutia file

Selamat pagi, siang, malam buat kamu, kamu dan kamu yang masih setia dengan harapan kosong. Percaya deh; kalau emang suka ya ungkapin, perkara kamu cewek itu cuma alasan aja.

Oke, gue harus nulis ini.

Udah seminggu ini gue ketemu klien yang random; macem-macem karakter. Dari yang suka ngaret dari waktu janjian, ngeselin kalau lagi meeting dan yang paling gue pengin gigit coklat adalah orang yang sok tahu padahal orang itu nggak tahu. Postingan kali ini gue mau ngebahas orang-orang yang sok tahu ini.

“oh ya saya tahu itu mas..,”
“kalau kayak gini saya udah tahu..,”

Begitulah kira-kira kalimat yang sering gue denger pas selesai atau masih dipertengahan ngajarin software ke klien. Mereka (Orang yang sok tahu) akan ngeluarin kalimat-kalimat itu dengan tidak adanya rasa bersalah sedikitpun.

“saya tahu, saya orang IT mas..,”

Dan kalimat yang lebih ngeselin lagi adalah kalimat diatas, orang yang ngaku-ngaku orang IT tapi pas diajarin cara penggunaan software masih banyak nanyak, kadang gue suka ngerasa bingung, ini yang bego gue (sebagai orang yang ngajarin/ngasih tahu) atau dia (sebagai orang IT yang ngaku-ngaku) tapi terkadang gue lebih mikir keras lagi kalau orang IT udah cukup banyak kerjaan, iya gue selalu ngeset mindset gue pada hal yang positif.

Jadi gue bekerja sebagai trainer di perusahaan IT, di mana kantor gue itu ngutus gue untuk ngajarin/ngasih tahu sama klien-klien tentang produk IT kami. Jadi trainer itu gampang-gampang susah, yang gampang adalah lo akan dianggap orang paling pinter (dalam produk itu) atau kerjaan lo itu gampang banget, cuma sebatas ngajarin orang. BACA: ngajarin orang. Simple kan. Tapi susahnya adalah ketika lo ketemu sama orang yang notabennya orang yang nggak tahu tapi sok tahu. Itu adalah hal paling ngeselin dari apapun.

Gue jadi trainer IT udah lebih dari enam ratus hari, dan selama waktu itu juga gue udah nemuin orang-orang sok tahu. Pernah gue sewaktu ngasih training klien, beliau masih muda dan penampilannya sedikit gaul dari gue, seperti biasa ketika gue selesai trainingin orang-gue akan selalu bertanya.

“Jadi ada yang mau ditanyakan lagi pak/bu?” gue berkata dengan melempar senyum.

Dan dengan cepat orang yang (sok tahu) ini akan bertanya dari awal sampai akhir lagi, iya lagi dan lagi. Dan ketika itu pula gue cuma bisa menghela napas panjanggggg banget. Sedih, gondok dan kadang pula dongkol. Pffth

Buat gue sendiri sebagai trainer nggak ada masalah ketika orang yang udah diajarin sesuatu itu balik bertanya, tapi bertanyanya ini bukan seperti bertanya ketika guru/dosen yang hendak keluar dari ruangan kelas, bukan kayak gitu. Nggak cukup satu, dua, atau tiga pertanyaan. Tapi semua, ((((semua))))

Kalau menurut gue, orang yang sok tahu ini cenderung nggak mau ngehargai ucapan atau hal yang kita sampaikan, semua ucapan atau hal penting yang kita sampaikan itu akan terasa percuma, banget. Orang yang sok tahu ini senantiasa mendahului/memotong pembicaraan atau hal yang akan kita sampaikan (tapi salah). Gue pernah juga ngajarin orang yang sok tahu, dari awal pembicaraan hingga pertengahan gue udah nggak semangat ngasih tahu beliau, lalu keisengan itu pun muncul, gue pura-pura bertanya dan tentunya gue udah tahu jawabannya tapi orang yang sok tahu ini malah ngejawab dengan jawaban yang salah. Lantas beliau hanya senyum-senyum maksa karena jawabannya salah.

“Orang yang nggak tahu akan senantiasa ingin belajar sedangkan orang yang sok tahu senantiasa salah dalam hal apapun yang dia tahu”

Ada hal yang harus diketahui oleh orang-orang yang menganggap dirinya tahu (padahal nggak tahu) untuk sadar jika mendengarkan orang menyampaikan sesuatu hal harusnya diterima dan didengarkan meskipun pada akhirnya nggak dijalankan. Seharusnya juga orang yang sok tahu ini sadar, kalau kesoktahuan dia akan ngerugiin diri dia sendiri, orang lain, bahkan orang-orang disekitar mereka. Dan seharusnya orang yang sok tahu ini sadar kalau secara nggak langsung udah ngerendahin trainer ataupun orang yang ngasih tahu.

”Percaya, cepat atau lambat orang yang merasa dirinya sok tahu akan terjebak dalam dunianya yang sempit, sesak dan pada akhirnya diabaikan oleh orang lain ketika akan pindah ke tempat yang lebih lebar.”

Jujur, gue lebih senang ngajarin/ngasih tahu orang yang bener-bener nggak tahu, meskipun cenderung susah agar orang yang memang notabennya nggak tahu apa-apa tentang dunia IT, tapi orang-orang ini akan sangat menghargai waktu dan hal yang kita sampaikan, sampai hal terkecil sekalipun. Mungkin semua trainer akan sependapat sama gue, kalau ngajarin orang yang nggak tahu itu akan terasa nyaman dan terhargai jerih payah ucapan yang kita sampaikan.


Ini kultweet gue tentang orang yang sok tahu;


@twinerwinnn

Udah dulu deh postingnya segini dulu, kalian kalau ada cerita tentang orang yang sok tahu bisa nambahin di kolom komentar ya :)

Daa, gue mau cari pacar dulu (--,)

Share this

Blogerwin.com adalah website personal calon penulis yang sekarang sedang sibuk menyiapkan konten untuk Youtubenya.

Artikel Lainnya

Previous
Next Post »

5 komentar

Write komentar
12/06/2013 delete

wah orang IT bro? dl gw kuliah IT tapi kerjanya jauh dari IT :(
emang ngeselin bgt tuh orang yang sotoy, lempar monitor enak tuh

Reply
avatar
12/07/2013 delete

Yoi bro, emang bro-banyak" ngelus dada aja :D

Reply
avatar
9/22/2016 delete

ga mutu blognya cacadddddd sekaleeeeeeeeeeeeeee

Reply
avatar
11/14/2016 delete

hidup lu juga gak mutu, komen pakai akun anon :D

Reply
avatar

Silakan berkomentar sesuai artikel, berikan saran dan kritik yang membangun, karena tanpa kalian blog ini bukan apa-apa. EmoticonEmoticon